Rabu, 04 April 2018

5 Tips Wujudkan Ruang Ideal untuk Bermain Anak

5 Tips Wujudkan Ruang Ideal untuk Bermain Anak

Sebagai orang tua, pastinya Anda ingin memberikan yang terbaik untuk sang buah hati, dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan mereka.

Untuk mendukung proses tumbuh kembang anak, fasilitas terbaik menjadi hal wajib. Salah satunya adalah mewujudkan ruang bermain anak yang ideal untuk pertumbuhannya.

Ruang bermain anak bisa juga menjadi tempat menyimpan barang-barang dan mainan. Perlu diingat, merancang ruang bermain anak tidak sekadar menata dan mendekorasi, diperlukan cara cermat agar ruang bermain bisa menjadi zona yang menyenangkan, sekaligus aman dan nyaman bagi mereka.

Bagaimana caranya? Simak tips dari dekoruma berikut ini!

1. Sediakan Ruang yang Memadai

Pastikan ruang bermain anak memiliki luas yang cukup untuk mengakomodasi pergerakan mereka yang lincah.

Bukan berarti luas ruang bermain anak harus besar dan lapang, hanya saja Anda harus pintar menata dan menentukan perabot yang digunakan, supaya mereka bisa beraktivitas dengan bebas.

Pilih furnitur yang aman dan hemat ruang.Dokumentasi Dekoruma Pilih furnitur yang aman dan hemat ruang.

2. Pilih Furnitur yang Aman dan Hemat Ruang

Kriteria furnitur yang aman ditempatkan di ruang bermain anak adalah furnitur berkualitas dari material yang kokoh, bebas bahan kimia atau non-toxic, dan desainnya ergonomis.

Pilih juga furnitur yang mudah dibersihkan dan tidak menjadi sarang debu, seperti sofa dengan kain lembut dan lemari berkaki.

Penggunaan perabot multifungsi pada ruang bermain anak juga bisa menjadi alternatif untuk menghemat ruang.

Pilih furnitur yang aman dan hemat ruang.Dokumentasi Dekoruma Pilih furnitur yang aman dan hemat ruang.

Ada beberapa dekorasi ruang bermain anak yang fungsional, seperti boks panjang dari kayu yang juga bisa merangkap sebagai bangku.

Ukuran furnitur juga harus disesuaikan dengan ukuran tubuh anak. Pastikan perabotan mudah dijangkau dan digunakan oleh si kecil.

3. Sediakan Ruang Penyimpanan

Untuk menjaga kerapian ruang bermain anak dibutuhkan banyak storage atau kotak penyimpanan untuk mainan mereka.

Simpan dan susun mainan-mainan tersebut ke dalam rak berdasarkan warna dan jenisnya, sehingga terlihat seperti sebuah perpustakaan mainan.

Tempat menyimpan mainan anak-anak.Dokumentasi Dekoruma Tempat menyimpan mainan anak-anak.

Anda juga bisa memanfaatkan bagian dinding dengan memasang beberapa ambalan yang bisa digunakan sebagai media penyimpanan.

Mainan pada rak yang terbuka juga bisa menjadi sebuah elemen dekoratif di ruang bermain anak.

4. Pilih Mainan yang Edukatif untuk Anak

Ruang bermain anak juga dapat digunakan sebagai ruang belajar. Tempatkan satu set meja dan kursi, boneka-boneka lucu, serta papan tulis agar mereka semakin produktif berkarya.

Ini bisa menjadi salah satu cara berinteraksi dan mengajarkan banyak hal kepada mereka. Bentuk mainan yang ada pada ruang bermain anak sebaiknya bersudut tumpul, sehingga aman untuk digunakan.

Permainan edukatif untuk anak-anak.Dokumentasi Dekoruma Permainan edukatif untuk anak-anak.

Menempatkan mainan atraktif pada ruang bermain anak, seperti tenda dari kain bisa dimanfaatkan sebagai tempat santai untuk anak-anak membaca buku.

Mereka juga bisa bermain sambil berimajinasi dengan mengadakan acara kamping di sana.

5. Meriahkan dengan Pernik Dekorasi

Dalam mendekorasi ruang bermain anak, Anda bisa melibatkan si kecil untuk menghias ruang bermain mereka.

Gambar dan lukisan yang mereka buat dapat dibingkai dan dipajang sebagai hiasan dinding. Percantik juga dengan warna cat dinding yang sesuai dengan karakter anak-anak Anda.

Agar mereka tidak kedinginan dan terhindar dari kuman-kuman saat beraktivitas di lantai, di ruang bermain anak bisa di pasang karpet dengan bantal-bantal lucu.

Aksesori lain, seperti wall sticker dan kertas dinding juga bisa memperkuat tema dari dekorasi ruang bermain anak.
Dengan memperhatikan kelima aspek ini, proses menata sebuah ruang bermain anak akan jadi lebih mudah dan singkat. Anak-anak pun akan merasa nyaman bermain dan belajar di ruang bermainnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger