Rabu, 04 April 2018

Manfaatkan Jatah Cuti Sedikit untuk Enam Urusan ini

Manfaatkan Jatah Cuti Sedikit untuk Enam Urusan ini

Setiap karyawan memiliki hak yang harus dipenuhi perusahaan tempat ia bekerja. Salah satunya adalah cuti kerja. Karyawan berhak mendapat cuti kerja tahunan setidaknya 12 hari.

Cuti ini bisa diajukan kapan saja asalkan cuti yang diambil karyawan tidak melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, kecuali jika ada urusan yang sangat penting dan menuntut perhatian.

Agar jatah cuti kerja tidak terbuang sia-sia, manfaatkan waktu cuti tersebut untuk urusan-urusan yang benar-benar berharga dalam hidup.

Apa saja itu? Dikutip dari Cermati.com, berikut ini adalah urusan-urusan yang perlu memanfaatkan jatah cuti.

1. Saat Akan Melahirkan

Karyawan wanita memang sedikit istimewa dibandingkan karyawan pria. Karyawan wanita berhak mendapat cuti kerja yang lebih saat dirinya hendak melahirkan.

Selain memanfaatkan jatah cuti tambahan, Anda juga harus memanfaatkan jatah cuti 12 hari yang diberikan perusahaan untuk meminimalkan jumlah pemotongan gaji.

Seperti yang kita tahu, karyawan tidak akan menerima gaji saat dirinya terhitung cuti. Oleh karena itu, perkirakan lama waktu cuti yang dibutuhkan pasca melahirkan. Selain mengurangi potongan gaji, Anda juga dapat kembali produktif saat bekerja.

2. Saat Ada Janji yang Tidak Bisa Ditinggalkan

Jadwal cuti bisa dimanfaatkan jika Anda sudah terlanjur berjanji dengan orang lain. Misalnya, saat ingin menghadiri pesta sahabat yang ada di luar kota.

Satu hari saja tentu tidak cukup. Mau tidak mau Anda harus mengajukan cuti setidaknya tiga hari sehingga seluruh rangkaian acara dapat diikuti dengan baik.

Janji-janji lain semisal check up kesehatan juga membutuhkan waktu yang tidak singkat. Apalagi jika tempat check up ada di luar negeri.

3. Saat Momen yang Tidak Tergantikan Datang

Kesempatan untuk berkarier ke jenjang yang lebih tinggi, seperti tawaran interview kerja di tempat lain dan tawaran beasiswa ke luar negeri harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Kesempatan ini merupakan kesempatan yang sangat langka dan mungkin tidak akan terjadi di hari esok.

Manfaatkan cuti kerja yang diberikan pihak perusahaan untuk kesempatan tersebut. Meskipun Anda sudah memiliki jenjang karier yang cukup bagus, tidak ada salahnya untuk mencoba kesempatan yang ada demi menunjang perkembangan karier.

4. Saat Anda Lelah Bekerja

Bekerja seharian dari pagi sampai sore tentu menguras tenaga. Apabila hal ini tidak diimbangi dengan tidur yang cukup, tubuh akan merasa sangat lelah, bahkan tidak sanggup untuk beraktivitas di keesokan harinya.

Saat Anda merasa kelelahan saat bekerja, jangan ragu untuk meminta jadwal cuti kepada perusahaan. Mengajukan cuti lebih baik daripada memaksakan diri untuk bekerja. Selain karena alasan kesehatan, produktivitas kerja juga akan tetap terjaga setelah waktu cuti dimanfaatkan sebaik mungkin.

5. Saat Ada Promo Liburan Gratis

Siapa pun tidak akan menolak kalau diberikan tiket liburan gratis. Promo liburan gratis biasanya diberikan maskapai penerbangan menjelang hari-hari tertentu, misalnya pada hari ulang tahun maskapai penerbangan.

Namun, tiket promo tidak diberikan kepada semua pelanggan, tetapi hanya kepada pelanggan yang beruntung.

Apabila Anda terpilih menjadi pelanggan yang beruntung mendapatkan tiket gratis, jangan sia-siakan kesempatan emas ini.

Dengan tiket liburan gratis, Anda tentu tidak perlu pusing memikirkan biaya untuk liburan karena sebagian biayanya sudah ditanggung maskapai penerbangan yang bersangkutan.

6. Saat Anak sedang Sakit

Saat anak sedang sakit, Anda mungkin sedikit stres, terutama karena Anda tidak mempunyai pengasuh untuk menjaga anak yang sakit. Tidak perlu khawatir, Anda dapat mengajukan cuti kepada perusahaan dengan alasan kalau Anda harus merawat anak yang sedang sakit.

Perusahaan akan sangat memaklumi hal ini. Lagi pula anak-anak sangat membutuhkan kasih sayang orang tuanya saat sedang sakit. Sebab orang tua yang lebih tahu apa yang dibutuhkan anaknya.

Ajukan Cuti pada Waktu yang Tepat

Sebagian dari Anda mungkin belum memanfaatkan jatah cuti dengan baik. Atau mungkin sering meminta tambahan waktu cuti karena keperluan mendadak. Agar jatah cuti yang diberikan perusahaan “lebih” bermanfaat, ajukan cuti sebaiknya di saat yang tepat.

Hindari untuk mengajukan cuti untuk peristiwa yang tidak terlalu genting, misalnya sakit kepala. Namun, ajukan cuti untuk momen-momen berharga dalam hidup yang tidak dapat digantikan dengan momen lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger